INFOFAKTUAL.ID, KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Komitmen itu diwujudkan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, melalui penyerahan bantuan bibit alpukat kepada masyarakat Desa Watarema, Kecamatan Lambuya.
Penyerahan bantuan yang bersumber dari Dana Ketahanan Pangan (Ketapang) Dana Desa (DD) tersebut berlangsung penuh antusias. Sebanyak 500 pohon bibit alpukat disalurkan kepada warga untuk dikembangkan sebagai komoditas pertanian produktif berbasis desa.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol dukungan penuh terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar pembagian tanaman, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat desa.
“Bibit alpukat ini bukan sekadar tanaman, tapi investasi jangka panjang. Kalau dirawat dengan baik, ke depan bisa menjadi sumber pendapatan keluarga. Inilah tujuan utama program ketahanan pangan,” ujar bupati.

Ia menekankan bahwa Dana Desa melalui program Ketahanan Pangan harus dimanfaatkan secara produktif dan tepat sasaran. Alpukat dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan cocok dikembangkan di wilayah Lambuya yang memiliki potensi lahan pertanian cukup baik.
Bupati juga mendorong masyarakat agar tidak hanya menanam, tetapi merawat dan mengelola tanaman secara berkelanjutan sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan dalam beberapa tahun ke depan.
Masyarakat Desa Wata Rema menyambut bantuan tersebut dengan penuh harapan. Mereka optimistis, dengan adanya 500 bibit alpukat yang dibagikan, desa mereka dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi alpukat di Kabupaten Konawe.

Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkokoh ekonomi desa secara berkelanjutan.
Melalui langkah nyata seperti ini, Pemerintah Kabupaten Konawe terus mendorong pembangunan desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing dengan mengandalkan potensi lokal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. (Red)



