Tak Perlu Lagi Rujuk ke Luar Daerah, RSUD Konawe Kini Dilengkapi Cathlab Jantung dan PICU Modern

Ketgam. Bupati Konawe, Yusran Akbar bersama Perwakilan Dirjen Pelayanan Kesehatan Lanjutan, serta jajaran RSUD Konawe, saat meninjau Cathlab dan PICU di RSUD Konawe. Foto: Mas Jaya
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KONAWE – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Konawe dan sekitarnya. Kini, pasien penderita penyakit jantung maupun anak-anak dengan kondisi kritis tak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe resmi menghadirkan fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) Jantung dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) modern yang menjadikannya rumah sakit kabupaten/kota pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan layanan tersebut.

Peresmian dua fasilitas vital ini dilakukan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, pada Kamis (22/1/2026). Momen bersejarah ini turut disaksikan unsur Forkopimda Konawe, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI.

Kehadiran Cathlab Jantung dan PICU menjadi lompatan besar dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di Konawe. Selama ini, pasien jantung dan anak dengan kondisi kritis, harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Kendari atau bahkan ke luar provinsi untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Kini, pelayanan tersebut bisa dilakukan langsung di RSUD Konawe, lebih cepat, aman, dan efisien.

Ketgam. Bupati Konawe, Yusran Akbar, saat potong pita tanda peresmian Cathlab Jantung dan PICU di RSUD Konawe, Kamis (22/1/2026). Foto: Mas Jaya

Direktur RSUD Konawe, dr. H. Romi Akbar, dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan gedung Cathlab Jantung menelan anggaran sebesar Rp2,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024, sementara pengadaan alat Cathlab Jantung sepenuhnya didukung oleh Kementerian Kesehatan RI. Adapun pembangunan gedung PICU menghabiskan anggaran Rp1,041 miliar yang bersumber dari DAK 2025.

“Pengadaan fasilitas ini bertujuan menekan angka rujukan pasien ke luar daerah sekaligus memaksimalkan pelayanan kesehatan rujukan di RSUD Konawe,” ungkap dr. Romi.

Perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Sri Astuti, menegaskan pentingnya pemanfaatan fasilitas tersebut secara optimal.

“Cathlab Jantung ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada istilah mangkrak atau tidak digunakan,” tegasnya.

Ketgam. Bupati Konawe, Yusran Akbar, bersama rombongan Dirjen Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Kajari, serta Kepala RSUD dan jajarannya, saat meninjau Cathlab dan PICU di RSUD Konawe. Foto: Mas Jaya

Sementara itu, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, atas dukungan penuh terhadap peningkatan layanan kesehatan di Konawe.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Cathlab Jantung di RSUD Konawe merupakan capaian luar biasa, mengingat di Sultra, fasilitas serupa baru dimiliki RSUD Konawe, selain RS Siloam Baubau dan RS Jantung Sultra.

“Ini adalah bentuk komitmen kami agar masyarakat Konawe mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan tidak lagi bergantung pada rujukan ke luar daerah,” kata Yusran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yusran juga mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit tipe D baru di Kecamatan Sampara pada tahun ini, sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Konawe bagian pesisir dan wilayah industri.

Ketgam. Bupati Konawe, Yusran Akbar, bersama perwakilan Dirjen Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI bersama jajarannya, serta Kajari, Kapolres dan Kepala RSUD Konawe, usai meninjau Cathlab dan PICU di RSUD Konawe. Foto: Mas Jaya.

“Insya Allah tahun ini kita bangun rumah sakit baru. Harapannya, pelayanan kesehatan di Konawe semakin merata dan maksimal,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Cathlab merupakan ruang khusus berteknologi tinggi untuk pemeriksaan dan tindakan jantung serta pembuluh darah secara minimal invasif menggunakan kateter, termasuk pemasangan ring (stent) jantung tanpa operasi besar, dengan tingkat akurasi tinggi dan masa pemulihan lebih cepat.

Sementara PICU adalah unit perawatan intensif khusus anak, mulai dari bayi hingga remaja, yang dirancang untuk menangani kondisi kritis dengan dukungan peralatan medis canggih dan tenaga kesehatan terlatih.

Dengan hadirnya dua fasilitas ini, RSUD Konawe semakin menegaskan perannya sebagai rumah sakit rujukan regional, sekaligus simbol kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Konawe. (Red)

Editor: Redaksi
error: Content is protected !!