Bupati Konut Tampil di Film Arwah Pue Tuko, Angkat Keindahan Pantai Wale

Ketgam. Bupati Konut, Ikbar, saat menyampaikan pidato pada pemutaran film Arwah Pue Tuko di Bioskop Hollywood Kendari, Sabtu (17/1/2026). Foto: Pemkab Konawe Utara.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH., MH, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan lewat agenda pemerintahan, melainkan melalui dunia perfilman lokal.

Orang nomor satu di Konut itu tampil langsung dalam film berjudul Arwah Pue Tuko, sebuah karya film lokal Sulawesi Tenggara yang menjadikan keindahan Pantai Wale sebagai latar utama cerita.

Keterlibatan Ikbar dalam film tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai film merupakan medium yang efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Dalam film Arwah Pue Tuko, Pantai Wale di Kecamatan Sawa tampil dominan, menyuguhkan panorama pesisir eksotis dan alami, sekaligus memperkuat identitas Konut sebagai daerah dengan kekayaan wisata bahari.

“Pantai Wale adalah salah satu aset pariwisata unggulan Konawe Utara. Melalui film ini, keindahan alam daerah kita bisa dikenal lebih luas, tidak hanya di Sulawesi Tenggara, tetapi juga secara nasional,” ujar Bupati Ikbar saat menghadiri pemutaran perdana film tersebut di Hollywood Kendari, Sabtu (17/1/2026).

Dalam film Arwah Pue Tuko, Ikbar mengambil peran sebagai seorang camat. Meski perannya singkat, kehadirannya memberikan pesan kuat tentang dukungan nyata pemerintah daerah terhadap perkembangan industri kreatif, khususnya perfilman lokal.

Film ini juga dinilai mampu menjadi sarana promosi wisata yang efektif, karena menampilkan lanskap Pantai Wale secara visual dan emosional, bukan sekadar lewat baliho atau brosur promosi. Keindahan pantai, garis pesisir, serta nuansa lokal menjadi kekuatan utama yang ditonjolkan dalam film tersebut.

Ikbar mengapresiasi kerja keras seluruh tim produksi dan para sineas lokal yang berani mengangkat cerita daerah dengan kualitas yang layak ditonton publik luas. Ia berharap film-film lokal seperti Arwah Pue Tuko dapat menjadi pintu masuk kebangkitan industri kreatif di Konawe Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung karya kreatif yang membawa nama daerah, apalagi jika sekaligus mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal,” tegasnya.

Diketahui, film Arwah Pue Tuko dijadwalkan mewakili Sulawesi Tenggara dalam ajang pemutaran film lokal tingkat nasional yang akan digelar di Yogyakarta dalam waktu dekat. Keikutsertaan ini diharapkan semakin memperluas promosi Pantai Wale sebagai destinasi wisata unggulan Konawe Utara. (Red)

Editor: Redaksi
error: Content is protected !!