Agama  

Jelang Idulfitri, Polda Sultra Matangkan Operasi Ketupat Anoa 2026

Ketgam. Suasana Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idulfitri 2026 di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis (5/3/2026). Foto: Dok. Humas Polda Sultra.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Menyambut arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat mematangkan strategi pengamanan. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idulfitri 2026 di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis (5/3/2026).

Rakor tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., para pejabat utama Polda Sultra, serta Kapolres/ta jajaran yang mengikuti melalui sambungan Zoom Meeting.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, antara lain perwakilan Gubernur Sultra, Ketua DPRD Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Danlanud Halu Oleo, Danlanal Kendari, Kepala Basarnas, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BMKG, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi tingkat nasional guna memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi momentum Idulfitri.

“Polri, khususnya Polda Sultra, akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Anoa–2026. Operasi ini merupakan bagian dari operasi serentak nasional dalam rangka pengamanan Idulfitri,” ujar Kapolda.

Operasi Ketupat Anoa–2026 akan difokuskan pada penciptaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, pengamanan arus mudik dan arus balik, serta menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Selain itu, upaya penekanan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas juga menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut.

Tak hanya aspek keamanan, rakor lintas sektoral ini juga membahas berbagai kesiapan pendukung lainnya, seperti pengaturan transportasi dan kesiapan jalur jalan, ketersediaan armada laut, distribusi dan stabilitas harga bahan pokok, hingga pemantauan prakiraan cuaca sebagai langkah antisipasi potensi gangguan selama masa mudik.

Melalui koordinasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait, diharapkan setiap potensi persoalan dapat diantisipasi sejak dini.

Dengan demikian, masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri 1447 Hijriah dengan aman, nyaman, dan lancar. (Red)

 

Penulis: Iwal