Monev Kemenkes RI, Progres RSUD Koltim Capai 91,55 Persen

Ketgam. Tim Kemenkes RI, dipimpin Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Kemenkes RI, Ghotama Airlangga, SKM, MKM, saat meninjau pembangunan RSUD Koltim, Senin (19/1/2026). Foto: Pemkab Kolaka Timur.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KOLAKA TIMUR – Kementerian Kesehatan RI menaruh perhatian serius terhadap percepatan penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Hal itu terlihat dari kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) yang dipimpin langsung Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Kemenkes RI, Ghotama Airlangga, SKM, MKM, Senin (19/1/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kolaka Timur, La Fala, bersama Kepala Dinas Kesehatan Koltim, serta jajaran teknis terkait. Tim Kemenkes meninjau langsung kondisi fisik bangunan, kualitas pekerjaan, serta kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

Dalam monev tersebut, pihak Kemenkes menyampaikan sejumlah catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pelaksana proyek.

Salah satu poin utama adalah perlunya percepatan penyelesaian pekerjaan pada kontrak kedua, agar pembangunan RSUD tidak berlarut dan dapat segera difungsikan untuk pelayanan masyarakat.

Selain itu, Kemenkes menekankan agar sisa anggaran yang tersedia segera diperhitungkan secara matang, termasuk penentuan item pekerjaan prioritas. Langkah ini dinilai krusial agar gedung RSUD Koltim nantinya benar-benar berfungsi sesuai peruntukannya, bukan sekadar selesai secara fisik namun belum optimal secara layanan.

Kemenkes menegaskan, perencanaan pemanfaatan sisa anggaran harus jelas dan terukur, sehingga rumah sakit ini bisa segera beroperasi dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kemenkes juga mencatat adanya beberapa titik pekerjaan yang harus direvisi dan diperbaiki agar sesuai dengan juknis pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan. Revisi ini dinilai penting untuk menjamin standar keselamatan, kenyamanan, dan mutu layanan rumah sakit ke depan.

Berdasarkan laporan progres terkini, pembangunan RSUD Koltim telah mencapai 91,55 persen. Capaian tersebut menunjukkan kemajuan signifikan, namun tetap membutuhkan penyempurnaan agar tidak menyisakan persoalan teknis saat rumah sakit mulai beroperasi.

Pj Sekda Kolaka Timur, La Fala, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi Kemenkes. Ia menegaskan bahwa RSUD Koltim merupakan proyek strategis daerah yang sangat dinantikan masyarakat.

“Catatan dari Kemenkes menjadi perhatian serius kami. Targetnya bukan hanya selesai bangunan, tetapi rumah sakit ini bisa berfungsi optimal dan memberikan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat Kolaka Timur,” ujarnya.

Dengan kunjungan monev ini, diharapkan pembangunan RSUD Koltim dapat segera dituntaskan sesuai standar nasional dan siap menjadi pusat layanan kesehatan rujukan di wilayah Koltim. (Red)

Editor: Redaksi
error: Content is protected !!