Mudik Lebaran 2026, Pemprov Sultra Siapkan 7.800 Tiket Gratis untuk Warga Kepulauan

Dishub bersama aparat kepolisian, saat inspeksi keselamatan lalu lintas. Foto: PPID Utama Provinsi Sultra.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Kabar gembira bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya yang berada di wilayah kepulauan. Menyambut arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra kembali menghadirkan program tiket gratis angkutan laut demi memastikan perjalanan pulang kampung berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau.

Program mudik gratis ini bukan sekadar janji. Pemprov Sultra telah mengusulkan skema tersebut ke Kementerian Perhubungan RI dan resmi mendapatkan persetujuan.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Muhammad Rajulan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan tahun sebelumnya.

“Program ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap masyarakat Sulawesi Tenggara, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan dan sangat bergantung pada transportasi laut,” ujar Rajulan, Rabu (25/2/2026).

7.800 Kuota Tiket Gratis Disiapkan

Tahun ini, Pemprov Sultra menyiapkan 7.800 kuota tiket gratis untuk dua rute utama:

  • Kendari – Raha (PP)
  • Kendari – Baubau (PP)

Rute tersebut selama ini dilayani oleh armada kapal cepat seperti KM Express Bahari 6E, KM Express Bahari 5E, KM Express Cantika 168, dan KM Express Priscilia 88.

Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengurai potensi lonjakan penumpang yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bukan Hanya Gratis, Tapi Juga Aman

Tak hanya fokus pada pembebasan biaya tiket, Pemprov Sultra juga memperketat aspek keselamatan transportasi. Dishub Sultra telah melaksanakan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Rampcheck) di Terminal Tipe A Puuwatu, Kendari, Selasa (24/2/2026).

Rampcheck dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum dalam kondisi laik jalan, baik dari sisi teknis maupun administratif.

Pemeriksaan meliputi:

  • Sistem pengereman dan kemudi
  • Kondisi ban dan lampu penerangan
  • Sistem kelistrikan
  • Kelengkapan alat keselamatan seperti APAR, segitiga pengaman, dan palu pemecah kaca
  • Kelengkapan dokumen STNK, KIR, kartu pengawasan, serta izin operasional

Tak kalah penting, kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian, termasuk kepemilikan SIM yang sesuai serta kondisi fisik dan mental.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendapatkan tiket gratis, tetapi juga jaminan keselamatan selama perjalanan,” tegas Rajulan.

Rampcheck turut melibatkan Polda Sultra dan PT Jasa Raharja sebagai bagian dari sinergi lintas sektor. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan kembali pada Kamis, 26 Februari 2026, di Terminal Baruga, Kendari.

Komitmen Mudik Aman dan Terjangkau

Dengan kombinasi kebijakan tiket gratis dan pengawasan keselamatan yang diperketat, Pemprov Sultra ingin memastikan arus mudik tahun ini berjalan lebih tertib dan minim risiko.

Rajulan juga mengimbau operator angkutan umum untuk aktif mendukung pemeriksaan serta meminta masyarakat memilih angkutan resmi yang memenuhi standar keselamatan.

Program tiket gratis ini menjadi bukti bahwa momentum Lebaran tak hanya soal tradisi pulang kampung, tetapi juga tentang kehadiran negara dalam menjamin akses transportasi yang adil, aman, dan manusiawi bagi warganya. (Red)

 

Penulis: Iwal