Ekobis  

Periode Kedua Anton Timbang: Kadin Sultra Fokus Hilirisasi dan Penguatan UMKM

Ketgam. Anton Timbang, saat menyampaikan pidatonya, menandai periode keduanya sebagai Ketua Kadin Sultra. Foto: Dok. Kadin Sultra.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Anton Timbang kembali dipercaya memimpin Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031.

Pengukuhan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII di Kendari, Sabtu (14/2/2026), menandai periode kedua kepemimpinannya, setelah dinilai berhasil membawa perubahan signifikan pada periode sebelumnya.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Anton Timbang menjadi sinyal kuat soliditas dunia usaha Sultra. Di hadapan jajaran pengurus dan para tamu undangan, ia menyampaikan pidato penuh semangat, menegaskan bahwa Kadin bukan sekadar organisasi profesi, melainkan rumah besar bagi seluruh pengusaha daerah.

“Kadin adalah rumah pengabdian kita. Rumah yang harus kita jaga dan terus kita besarkan. Di sinilah kita bekerja sama, saling menguatkan, dan tumbuh bersama, bukan saling menjatuhkan,” tegas Anton dengan nada optimistis.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kebersamaan dan tidak membiarkan kepemimpinan berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi lima tahun ke depan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar Kadin Sultra mampu berperan lebih strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Di periode keduanya, Anton Timbang telah menyiapkan sejumlah agenda besar yang menyasar penguatan ekonomi lokal sekaligus selaras dengan program nasional. Kadin Sultra menyatakan siap mendukung pembangunan dapur-dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari kontribusi dunia usaha terhadap ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.

Selain itu, Kadin Sultra berkomitmen membantu pemerintah daerah mengendalikan inflasi melalui gerakan pangan murah di berbagai kabupaten dan kota. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Pada sektor industri dan perdagangan, Anton menegaskan pentingnya hilirisasi dan perluasan pasar ekspor. Keberhasilan ekspor langsung komoditas lokal seperti tempurung kelapa ke China akan terus diperluas, sembari mendorong produk UMKM Sultra naik kelas agar mampu memenuhi standar internasional.

Tak kalah penting, Kadin Sultra tetap konsisten menyuarakan penggunaan aspal Buton sebagai proyek strategis nasional. Anton menilai, pemanfaatan aspal Buton secara luas tidak hanya memperkuat industri lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi daerah.

Langkah-langkah strategis tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sinergi yang terbangun antara Kadin dan pemerintah selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Anoa.

“Saya berterima kasih atas apresiasi dari Bapak Gubernur. Kadin Sultra akan selalu siap mendukung program kerja pemerintah demi bangkitnya ekonomi Sulawesi Tenggara,” pungkas Anton Timbang.

Dengan kepemimpinan periode kedua ini, Kadin Sultra diharapkan semakin kokoh sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus motor penggerak dunia usaha menuju ekonomi daerah yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing. (Red)

error: Content is protected !!