Ragam  

PT SCM Ungguli Perusahaan Lain, Sabet Penghargaan Terbaik I Rehabilitasi DAS

Ketgam. Suasana penyerahan penghargaan oleh BPDAS kepada perusahaan tambang. Foto: Dok. PT SCM.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KONAWE – Komitmen PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) dalam menjalankan praktik pertambangan yang berwawasan lingkungan kembali mendapat pengakuan.

Perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe itu, berhasil meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Kepatuhan Terbaik Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Konaweha Sulawesi Tenggara sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan PT SCM melaksanakan rehabilitasi DAS di kawasan operasional perusahaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ardiansyah, S.P., M.Si., kepada Achmad Sandi, Senior Manager Forestry Compliance PT Merdeka Copper Gold yang mewakili PT SCM, dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari pada akhir Juni 2026.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan bimbingan teknis bagi perusahaan pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema “Ayo Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi Anoa Tercinta” itu diikuti lebih dari 100 perusahaan pertambangan di Sulawesi Tenggara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal PDASRH Kementerian Kehutanan RI, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.

Penghargaan yang diterima PT SCM menjadi bukti penerapan prinsip good mining practices, sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui rehabilitasi daerah aliran sungai di kawasan operasionalnya.

Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, mengatakan rehabilitasi DAS merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan aktivitas pertambangan tetap berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Rehabilitasi DAS di Site PT SCM merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan berdampingan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Didik.

Menurutnya, tantangan pengelolaan lingkungan di sektor pertambangan akan semakin kompleks, sehingga perusahaan harus terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

“PT SCM akan terus memperkuat praktik pertambangan yang bertanggung jawab melalui pengelolaan lingkungan yang terukur, berkelanjutan, dan sejalan dengan upaya rehabilitasi kawasan hutan, khususnya di kawasan daerah aliran sungai,” tambahnya.

Didik berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi motivasi bagi PT SCM untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan, tetapi juga menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di sektor pertambangan.

Melalui rehabilitasi DAS yang berkelanjutan, PT SCM menilai sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Sultra. (Red)

 

Penulis: Iwal