INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Rabu (14/1/2026).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana pemindahan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dari gedung lama ke Gedung PMCC, sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Wali Kota Kendari turun langsung mengecek kesiapan ruang IGD, alur pelayanan pasien, hingga aspek pendukung seperti akses ambulans, rekayasa lalu lintas, dan kenyamanan tenaga medis.
Wali kota kepada jajaran RSUD menegaskan, relokasi IGD harus segera direalisasikan agar pelayanan kegawatdaruratan berjalan lebih optimal, cepat, dan tertib.
“Dari yang saya lihat, fasilitas di PMCC lebih representatif. Mudah-mudahan pelayanannya jauh lebih baik, mulai dari penataan ruang, akses jalan, hingga alur lalu lintas ambulans,” ujarnya.
Menurutnya, Gedung PMCC memiliki sarana dan prasarana yang lebih memadai dibanding gedung lama, sehingga dinilai layak menjadi pusat layanan gawat darurat. Ia pun meminta manajemen RSUD untuk bergerak cepat agar proses penataan tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Targetnya, insya Allah hari Senin pekan depan IGD sudah mulai beroperasi di sini. Mulai hari ini dilakukan penataan secara intensif supaya semuanya siap,” tegasnya.
Terkait pemanfaatan gedung IGD lama, Wali Kota memastikan bangunan tersebut tidak akan dibiarkan kosong, tetapi akan dimanfaatkan untuk kebutuhan pelayanan lainnya.
Selain memantau persiapan relokasi IGD, Wali Kota Kendari juga meninjau progres penyelesaian Gedung Mawar untuk ruang perawatan serta pembangunan Unit Transfusi Darah Daerah (UTDD). Ia menekankan seluruh proyek penunjang layanan kesehatan harus segera dirampungkan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, khususnya pelayanan darurat yang menjadi garda terdepan penyelamatan nyawa warga. (Red)



