INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas, selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Di tengah lonjakan jumlah pemudik di berbagai moda transportasi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra justru mencatat penurunan angka kecelakaan sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Operasi terpadu yang digelar selama masa mudik tersebut melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, hingga sejumlah instansi terkait. Fokus utama operasi adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Sultra.
Berdasarkan hasil evaluasi, mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 mengalami peningkatan cukup tinggi. Jumlah pemudik melalui jalur darat meningkat 15 persen, jalur laut naik 19 persen, sementara transportasi udara melonjak hingga 23 persen.
Meski jumlah pergerakan masyarakat meningkat tajam, pelanggaran lalu lintas justru berhasil ditekan hingga 79 persen.
Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si, menyebut capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat Anoa 2026 tidak terlepas dari strategi kepolisian yang mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif secara terpadu.
“Keberhasilan ini didukung kesiapan personel, optimalisasi pos pengamanan dan pelayanan, serta rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan,” ujar Argowiyono.
Selain itu, sinergi lintas sektor juga dinilai turut berperan besar. Sejumlah kebijakan seperti program mudik gratis, pembatasan operasional kendaraan angkutan berat, hingga penerapan sistem Work From Anywhere atau WFA dinilai efektif membantu mengurai kepadatan arus kendaraan.
Meski demikian, pihak kepolisian mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama terkait tingkat kepatuhan pengguna jalan di beberapa titik dan pengaturan arus lalu lintas pada jam-jam sibuk.
Karena itu, Ditlantas Polda Sultra menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan berinovasi dalam sistem pengamanan lalu lintas ke depan.
“Kami berharap kesadaran dan disiplin masyarakat terus meningkat agar tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan,” tutup Argowiyono. (Red)
Penulis: Eko



