Pimpin Rakorwil, Yusran Akbar Perkuat Mesin Politik PAN Sultra

Ketgam. Montase Yusran Akbar, saat memimpin Rakorwil PAN Sultra. Foto: Dok. DPW PAN Sultra.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mengintensifkan konsolidasi internal melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil).

Rakorwil tersebut digelar di salah satu hotel Kota Kendari, Selasa (28/4/2026), sebagai strategi awal untuk memperkuat soliditas partai di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.

Ketua DPW PAN Sultra, Yusran Akbar, menegaskan bahwa Rakorwil bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum penting untuk menyatukan arah gerak seluruh struktur partai.

“Rakorwil ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh jajaran partai berada dalam satu garis komando dan siap menjalankan agenda organisasi ke depan,” ujar Yusran.

Menurutnya, fokus utama dalam Rakorwil mencakup penguatan struktur organisasi, persiapan pelantikan kepengurusan, hingga penyusunan langkah strategis menuju Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).

Yusran yang juga menjabat sebagai Bupati Konawe menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya bergantung pada figur, tetapi juga pada soliditas dan kinerja organisasi hingga tingkat akar rumput. Karena itu, konsolidasi internal menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan efektivitas kerja kader.

“Yang kita bangun adalah kekuatan kolektif. Struktur harus solid, komunikasi harus terjaga, dan program kerja harus berjalan terarah,” tegasnya.

Ia menambahkan, konsolidasi ini juga penting untuk meminimalisir potensi gesekan internal serta memastikan seluruh kader memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan agenda partai.

“Tidak boleh ada perbedaan arah. Semua harus bergerak dalam satu tujuan untuk memperkuat partai,” pungkasnya.

Melalui Rakorwil ini, DPW PAN Sultra menargetkan terbentuknya organisasi yang lebih solid, terstruktur, dan siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan. (Red)

 

Penulis: Iwal