Budaya  

Budaya Sultra Diperkenalkan di Lotus Festival Los Angeles

Ketgam. Salah satu pertunjukan tari asal Sultra di Los Angeles. Foto: Istimewa
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, LOS ANGELES – Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lotus Festival ke-42, di ECO Park, Los Angeles, California, Amerika Serikat 15-16 Juli 2023.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Kota Los Angeles dan organisasi Lotus Festival di Amerika Serikat, pada acara promosi budaya dan citra Indonesia.

Perwakilan KJRI, Feddy Djafar mengatakan bahwa kesempatan ini menjadi momentum KJRI Los Angeles untuk terus mempromosikan potensi pariwisata dan keindahan alam Indonesia, dengan mengangkat tema “Celebrating the Wonderful of Indonesia”.

“Melalui Lotus Festival diperkenalkan lebih dekat potensi pariwisata dan keragaman budaya yang dimiliki Indonesia, serta berbagai potensi yang dimiliki Indonesia,” ujar Feddy.

Dalam acara festival ini, Indonesia menampilkan pertunjukan seni budaya otentik khas budaya Tanah Air Indonesia, dengan mengundang kontingen Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai salah satu penampil utama.

Para penari terbaik Sultra dengan begitu lincah, menarik perhatian dan kekaguman para penonton yang memadati panggung utama Lotus Festival 2023.

Sambil duduk lesehan, para penonton semakin kagum dengan tarian Balumpo yang ditampilkan empat penari cantik asal Sultra.

Delegasi tari Sultra tak hanya menampilkan seni tari, seperti Tari Wetina, Tari Balumpo, dan Tari Lulo saja, tetapi mereka juga menampilkan beragam busana khas daerah Bumi Anoa yang dikemas dalam fashion show.

“Luar biasa, bangga sekali saya memiliki darah dan ikatan batin dengan Indonesia,” ujar Clarisa, salah satu penonton yang tampak antusias saat pertunjukan berlangsung.

KJRI Los Angeles seolah tak mau ketinggalan memeriahkan acara, komunitas masyarakat Indonesia yang berada di Los Angeles juga menampilkan pertunjukan budaya, seperti tari merak dari Bali, kesenian musik angklung, hingga Tari Tanggai asal Palembang.

Lotus Festival merupakan pagelaran tahunan menjelang musim panas dan dimulai sejak tahun 1972, tujuannya untuk mempromosikan kesadaran dan pemahaman tentang kontribusi orang-orang Asia dan Kepulauan Pasifik, kepada komunitas lokal dan sekitarnya.

Dalam upaya membangun citra tersebut di kalangan masyarakat dan komunitas Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya, Lotus Festival mengundang dan memberikan penghargaan kepada enam Warga Negara Indonesia dan Diaspora.

Keenamnya selama ini berperan penting dalam berbagai kegiatan KJRI Los Angeles. Mereka yakni Julia Gouw, David Mulyatno, Herlina Habib, Juliana Wijaya, Tyler Begynho dan Tony Soesanto.

Disamping pertunjukan seni budaya, terdapat juga Paviliun Indonesia yang mempromosikan berbagai macam produk asli Indonesia melalui ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) Los Angeles, produk UMKM melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara dibawah kepemimpinan Anton Timbang, sekaligus menjadi ajang informasi budaya, sosial dan berbagai produk strategis lainnya. (Red)

Editor: Redaksi
error: Content is protected !!