INFOFAKTUAL.ID, KONAWE UTARA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kabupaten Konawe Utara (Konut), masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat dan sarat makna budaya.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Senin (22/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) LAT Sulawesi Tenggara, Dr. H. Lukman Abunawas, SH., M.Si., MH.
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan nuansa adat Tolaki yang kental, mencerminkan kekuatan nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga dan diwariskan.
Acara ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran pengurus Lembaga Adat Tolaki dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara, yang menunjukkan besarnya dukungan terhadap penguatan peran lembaga adat di Konut.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Sekretaris Daerah Kabupaten Konut, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd, dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPD LAT Konawe Utara. Sementara itu, Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH dan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si ditetapkan sebagai Dewan Pembina LAT Konawe Utara.
Ketua Umum DPD LAT Konawe Utara, Dr. Safruddin, dalam pernyataannya menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali peran adat dalam kehidupan masyarakat.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai luhur adat Tolaki, seperti medulu mepoko’aso yang bermakna persatuan dan kebersamaan, harus terus dijaga, dipraktekkan, dan diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi harmoni sosial.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara Lembaga Adat Tolaki, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Lembaga Adat Tolaki di Konawe Utara, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam melestarikan budaya dan adat istiadat sebagai identitas daerah di tengah arus modernisasi,” ungkap Dr. Safruddin.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan Lembaga Adat Tolaki Konawe Utara dapat semakin aktif menjadi perekat sosial, penjaga nilai budaya, serta mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan dan mendukung pembangunan daerah yang berakar pada kearifan lokal. (Red)



