Juslan Efendi Kadir Perjuangkan Aspirasi Warga Lambandia Ditengah Efisiensi Anggaran

https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KOLAKA TIMUR – Sebanyak enam Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), menggelar reses masa sidang 1 Tahun 2025.

Reses hari pertama berlangsung di Kantor Camat Aere, Rabu (26/2/2025). Sementara di hari kedua, dipusatkan di Kantor Camat Lambandia, Kamis (27/2).

Saat reses di Lambandia, berbagai keluhan disampaikan warga. Antara lain mereka meminta adanya perbaikan jalan ruas atolanu-Lere Jaya, sepanjang belasan kilometer.

Lalu ada warga yang meminta pengadaan drainase di pemukiman. Hal ini dianggap penting, sebab jika musim hujan tiba, air bakal menggenang.

Beberapa juga meminta adanya perbaikan jalan penghubung antar desa, pengadaan jaringan listrik, irigasi pertanian, hingga jalan usaha tani.

Tak lupa warga meminta penurunan status lahan yang sudah digarap menjadi kebun dan perumahan di beberapa desa, salah satunya wilayah Desa Bou.

Salah satu legislator yang hadir menyerap aspirasi masyarakat yakni Juslan Efendi Kadir. Pantauan awak media, ia paling aktif menyimak dan berdiskusi dengan warga terkait sederet masalah tersebut.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim untuk dianggarkan tahun 2026 mendatang.

Kabar baiknya, beberapa usulan sudah ada titik terang, seperti pengadaan listrik yang sudah dikonfirmasi PLN, adanya pengadaan jaringan internet, hingga perbaikan sekolah yang semuanya bisa diselesaikan tahun 2025.

Juslan juga menyampaikan kepada masyarakat, permasalahan saat ini yakni adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat hingga daerah, sehingga realisasi keluhan yang disampaikan bisa saja terhambat.

Meski demikian, Juslan meminta kepada pemerintah, utamanya di tingkat kabupaten, agar keluhan masyarakat direalisasikan secara bertahap mulai tahun 2025 hingga tahun-tahun berikutnya, karena sangat urgen bagi masyarakat.

“Ditengah efisiensi ini, semoga pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Editor: Redaksi
error: Content is protected !!