INFOFAKTUAL.ID, KOLAKA TIMUR – Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Hj. Jumhani, S.Pd., M.Si., menggelar kegiatan reses di Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Antusias begitu tinggi, sehingga begitu banyak aspirasi yang ditampung oleh Ketua DPRD Koltim.
Dalam pertemuan tersebut, warga secara terbuka menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pengembangan dan bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), permintaan penambahan lampu penerangan jalan, hingga usulan pembangunan alun-alun sebagai pusat aktivitas dan keramaian masyarakat.
Salah satu aspirasi utama datang dari para pelaku UMKM yang berharap adanya dukungan permodalan, pelatihan usaha, serta fasilitasi pemasaran produk lokal. Warga menilai UMKM menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, namun masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah agar bisa berkembang dan berdaya saing.
Selain itu, persoalan minimnya lampu jalan juga dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan yang gelap dinilai rawan kecelakaan dan mengganggu keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari. Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti agar penerangan jalan dapat diperluas hingga ke titik-titik permukiman.
Tak kalah penting, masyarakat Kelurahan Atula juga mengusulkan pembangunan alun-alun sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi. Alun-alun dinilai dapat menjadi ruang publik untuk berkumpul, berolahraga, menggelar kegiatan budaya, sekaligus menggerakkan perekonomian warga sekitar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hj. Jumhani menyampaikan bahwa seluruh masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.
“Meski ditengah kondisi efisiensi anggaran, namun aspirasi ini akan tetap kami bawa ke pembahasan anggaran dan diupayakan masuk dalam program pembangunan daerah,” ujar Jumhani di hadapan warga.
Ia menegaskan, pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata program di atas kertas, sehingga dengan peran aktif masyarakat menyampaikan aspirasi, diharapkan dapat berdampak langsung terhadap kemajuan Kabupaten Koltim.
“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, suara warga Atula hari ini sangat penting sebagai dasar perjuangan kami di DPRD,” tegasnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh persaudaraan. Warga berharap hasil pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar terwujud dalam bentuk pembangunan nyata di Kelurahan Atula. (Red)



