Hukrim  

Kasus Persit WN Kembali Mencuat, Dandim Kendari Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Ketgam. Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P. Girsang. Foto: Dok. JMSI Sultra.
https://infofaktual.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240614-WA0082-1.jpg

INFOFAKTUAL.ID, KENDARI – Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P. Girsang, angkat bicara terkait kasus Persit berinisial WN yang belakangan viral di media sosial.

Danny menegaskan, pihaknya terus berupaya meredam situasi agar tidak semakin meluas dan memicu polemik di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau semua pihak untuk tidak memperkeruh keadaan serta mengedepankan penyelesaian secara bijak.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak memperkeruh situasi. Mari bersama-sama mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Menurut Danny, kasus tersebut sebenarnya merupakan persoalan lama yang terjadi sekitar dua tahun lalu. Bahkan, prajurit yang bersangkutan telah dijatuhi sanksi disiplin oleh Kodim 1417/Kendari pada awal tahun 2025.

Lebih lanjut, pihak Kodim telah melakukan pendalaman terhadap permasalahan rumah tangga pasangan tersebut guna mengetahui akar persoalan yang terjadi. Dari hasil penelusuran, ditemukan indikasi adanya persoalan kepribadian dan kejiwaan dari pihak istri prajurit.

Danny juga mengungkapkan bahwa pihak perempuan sempat kembali melaporkan kasus yang sama ke Denpom Kendari. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan alat bukti yang cukup untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kasus itu kemudian dikembalikan ke satuan Kodim untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam proses pendalaman lanjutan, pihak perempuan disebut telah meninggalkan suami dan ketiga anaknya tanpa alasan yang jelas. Selain itu, ia juga diduga menelantarkan keluarga serta menjual sejumlah barang milik rumah tangga.

Tak hanya itu, terdapat pula indikasi adanya hubungan dengan pria lain yang diduga menjadi bagian dari persoalan tersebut.

Meski demikian, Danny menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan penyelesaian yang bijak dan berupaya menjaga keutuhan keluarga.

Ia juga menyebut adanya dugaan motif lain di balik kembali mencuatnya kasus ini ke publik.

“Kami tetap fokus pada penyelesaian yang terbaik, tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan dan keutuhan keluarga,” tegasnya.

 

Penulis: Iwal